Minggu, 27 April 2014

Contoh Proposal Film



Teman-teman seperjuangan, yang lagi sibuk dalam proyek pembuatan filmnya, berikut akan saya kasi' liatki contoh proposal yang nekasi'ka kak iking. semoga, sebelum hari selasa jadimi proposalta' semua! semoga prsesentasita' berjalan dengan lancar sesuai harapan bang jalil tempo hari! amin ya rabbal alamin... Insya Allah, Allah akan bersama orang-orang yang bersungguh-sungguh mengerjakan kebaikan! percaya meki! yakin meki nah! semangaaaat temaaan! kita pasti bisa! Insya Allah :')

STATEMENT

Indonesia adalah bangsa yang majemuk yang sarat dengan keberagaman, baik dalam ranah etnik, budaya, agama, maupun suku. Keberagaman ini telah menjadi landasan dalam berkehidupan dan berkebangsaan yang membuat bangsa ini menjadi bangsa yang besar. Namun, keberagaman yang merupakan kekayaan bangsa jika tidak dikelola dengan baik dalam kehidupan dapat menjadi investasi konflik.

seperti yang terjadi pada mei 1998, etnis tionghoa yang menjadi korban kerusuhan reformasi menjadi sasaran amuk massa. Sekitar 1.300 etnis tionghoa menjadi korban kekerasan. Wanita tioanghoa di perkosa dan di bunuh, ada yang di bakar hidup-hidup di dalam rumah dan took mereka dan barang-barang mereka di jarah oleh sekelompok orang yang tak di kenal. Sampai sekarang kasus ini menjadi kasus nasional yang menjadi pemberitaan dunia internasional yang tidak pernah terungkap dan hanya menjadi ingatan pahit etnis tionghoa yang ada di Indonesia.

Ini adalah kegelisahan kami sebagai pembuat film untuk mengangkat dan kembali membuka ingatan-ingatan kita untuk sebuah kasus yang samasekali tidak pernah di ungkap.


LATAR BELAKANG

1.    Film merupakan media komunikasi yang efektif untuk diterima hampir semua orang. Juga menarik untuk dinikmati dan mudah untuk dijangkau. Sebab film sudah dengan mudah masuk ke kamar-kamar tidur kita.

2. Peristiwa pada mei 1998 dan yang dikenal dengan istilah ‘pengganjangan china” merupakan tragedi dan aib besar bagi bangsa Indonesia di dunia Internasional. Sebab ketika itu, etnis tionghoa menjadi korban kekerasan. Wanita tioanghoa di perkosa dan di bunuh, ada yang di bakar hidup-hidup di dalam rumah dan took mereka dan barang-barang mereka di jarah oleh sekelompok orang yang tak di kenal. Sampai sekarang kasus ini menjadi kasus nasional yang menjadi pemberitaan dunia internasional yang tidak pernah terungkap dan hanya menjadi ingatan pahit etnis tionghoa yang ada di Indonesia

2.    Dengan peristiwa itu, coba ditafsir kembali dengan menggabungkan fiksi, kehidupan, agama dan masa depan suatu kaum

3.    Cerita ini coba diungkapkan melalu media film untuk diapresiasi bagi masyarakat.



SAJADAH
SHORT MOVIE
TYPE DASAR FILM
Fiksi

GENRE FILM
Drama

IDE POKOK
Keputusan membutuhkan pengorbanan

TEMA FILM
Film ini bertema agama dan keluarga

SEGMENTASI
Semua umur

JUDUL
SAJADAH

FILM STATEMENT
Kenapa harus mayoritas kalau selamanya kita tetap jadi minoritas...


SCREENPLAY

Liem seorang anak kecil yang berdarah tionghoa. Kasus etnis yang terjadi di lingkungan tempat tinggal membuat liem dan keluarganya mengharuskan tidak keluar keluar rumah. Dan perasaan takut dan was-was akibat penyerangan tiba-tiba yang terjadi setiap saat

Zahrah sahabat liem seorang penduduk pribumi mencoba membantu liem dengan berkomunikasi dengan telpon kaleng mainan. untuk keluar dari problem tersebut dengan memberikan zahrah sebuah sajadah sebagai simbol mayoritas di tempat tinggalnya

Liem mencoba menerapkan bahwa sajadah dapat menyelamatkan dia dan keluarganya dari kasus-kasus yang terjadi di sekitar tempat tinggalnya.




TUJUAN PRODUKSI FILM
Produksi Film ini bertujuan sebagai berikut;

1.    Sebagai tugas akhir dan salah satu persyaratan kelulusan untuk  jenjang strata – 1  (S1)  INSTITUT KESENIAN MAKASSAR
2.    Untuk menghasilkan media apresiasi bagi masyarakat
3.    Sebagai bentuk peranserta Pencipta Film dalam menumbuhkembangkan dunia perfilman di Indonesia.

PRODUCT EXCELLENCE

Film ini memberikan sebuah tontonan mengenai sejarah dan kasus kelam yang telah dikenal oleh sebagian orang, baik secara domestic maupun internasional. Penyajian secara menarik, unik dan modern mengikuti perkembangan zaman.
Film ini juga menyajikan cerita yang dapat menjadi sebuah pelajaran akan pentingnya sebuah sejarah dan dapat dikonsumsi oleh banyak kalangan.
Target utama dalam film ini adalah festival-festival yang berskala domestic maupun international dengan target penonton SEMUA UMUR. Dan di prioritaskan untuk kalangan pelajar dengan status social untuk semua segmen
Pemain utama dalam film iniialah seorang pemain yang berpengalaman dalam dunia acting dan memalui proses casting dengan seleksi ketat.







PRODUCTION PLAN
·                     Preproduction              :        DESEMBER 2013 - JANUARI 2014

·                     Production                            :        FEBRUARI 2014

·                     Postproduction            :        MARET 2014

·                     Film Release                :        APRIL 2014

·                     Lokasi      shooting                :        MAKASSAR

·                     Formatrekam               :        HDTV 1920 x 1080
·                      
·                     Format film                           :        Apple PROres HQ 1920 x 1080

·                     Aspect Ratio                :        1.85 : 1 (US widescreen cinema standard)

·                     Durasi                                  :        ±15menit

·