Minggu, 13 April 2014

Finally ! done~

Alhamdulillahirrabil alamin, selesaimi tawwa tugasku gang!
siapa tau ada yang mau jadikan referensi tawwa, liatmeki punyaku! hehe.. pedeku' mi. kaya' tong benarki ini tugasku.. nda kupaksa jeki juga untuk tiruki. cuma yaaah, syukur-syukur kalo dilirikki. haaahaaa
oiya,pesanku toh kalo dapatki tugas dari dosenta', atau siapapun yang kasi'ki tugas. langsung meki kerjakanki nah! jammeki sampai tunda-tundaki sampai mines beberapa jam dikumpulkanki. cukup sayami saja yang jadi seperti ini. ini saja saya kapokma'. Insya allah ini yang terakhirmi yang kasi' galauka pikirki . deh, galau lalo. Oiya, berikut tugas mata kuliah metodologi penelitian komunikasi. bismillahirrahmanirrahim.. Semoga betulji dan semoga sesuaiji harapan apa yang bakalan nebilang besok dosenku terhadap tugasku ini kamase! Yeh! panjang nya mamo introku' di'. heeehee.. Selamat melirik tugasku yaaa!



Topiknya : Penggunaan bahasa gaul terhadap eksistensi bahasa Indonesia

Kasus yang terkait : 

1.       Kesadaran untuk berbahasa Indonesia yang baik dan benar dikalangan remaja mulai menurun. Mereka lebih senang menggunakan bahasa gaul  daripada bahasa Indonesia
2.      Banyaknya tayangan di televisi yang menggunakan bahasa gaul sebagai bahasa percakapan mereka.
3.      Penggunaan bahasa gaul dalam jejaring social
4.      Acara formal pun, banyak orang menggunakan bahasa gaul yang dalam konteksnya tidak sengaja
5.      Media elektronik seperti televisi semakin mendukung penyebaran dan penggunaan bahasa gaul. Mulai dari industri periklanan, sinetron, industri perfilman, semuanya gencar menggunakan bahasa gaul.
6.      Media cetak, misalnya bahasa yang ada dalam majalah, surat kabar, koran, cerpen atau novel yang umumnya menggunakan bahasa gaul
7.      Media televisi cenderung membiarkan penggunaan bahasa gaul ini sebagai alat komersialisasi.
8.      lambat laun perbendaharaan bahasa gaul  bisa menjadi bahasa baku dalam bahasa Indonesia
9.      Kurangnya minat baca peserta didik terhadap buku-buku bahasa dan sastra Indonesia
10.  Kurangnya pengadaan kelas berbicara bahasa Indonesia yang baik dan benar
11.  Kurangnya jam pelajaran bahasa daerah, bahkan hampir tidak tercantum dalam mata pelajaran.
12.  Kebanyakan remaja kurang mengetahui bahasa daerah dari dari daerah masing-masing karena lebih menggunakan bahasa gaul dalam pergaulan sehari-hari.
13.  Kurangnya jam pelajaran audiolingual , yaitu latihan pola-pola menghapal
14.  Motivasi untuk belajar menguasai bahasa asing lebih tinggi daripada belajar dan menguasai bahasa sendiri
15.  Adanya bahasa gaul juga sangat mempengaruhi etika seseorang dalam berkomunikasi
16.  Bahasa gaul dapat mengganggu siapapun yang membaca dan mendengar kata-kata yang termaksud di dalamnya. Karena, tidak semua orang mengerti akan maksud dari kata-kata gaul tersebut
17.  Bahasa gaul dapat mempersulit penggunanya dalam berkomunikasi dengan orang lain dalam acara yang formal. Misalnya ketika sedang presentasi di depan kelas

Solusinya  : Efektifitas Pembinaan dan pelatihan  terhadap  pentingnya berbahasa Indonesia yang baik dan benar baik secara lisan maupun tulisan pada kalangan generasi muda di Makassar